Like ! Follow ! Home
 

RAGAM CARA MENILAI PRESTASI CODER CILIK

Mengukur prestasi di Clevio Coder Camp bukan hal yang mudah. Tidak hanya satu parameter yang digunakan untuk melihat kesuksesan anak. Tidak ada patokan nilai, melainkan berbagai catatan Coach saat mengobservasi berbagai kemajuan dan keberhasilan yang dialami anak selama mengikuti kegiatan Coder Camp. Meskipun Clevio Coder Camp merupakan kursus programming untuk anak-anak, fokus Coach tidak hanya pada kemampuan programming, tapi juga pada berbagai pengembangan diri seperti misalnya dalam mengumpulkan dan mengolah pengetahuan; kemampuan bekerjasama dan bersosialisasi; kreatifitas dalam berekspresi, berimajinasi, dan memecahkan masalah; pengembangan karakter positif seperti kegigihan,pengendalian diri, dan kepemimpinan; dan lain-lain.

Seperti apa prestasi Coder Cilik yang diobservasi para coach di Clevio Coder Camp? Yuk intip beberapa catatan observasi para Coach Clevio Coder Camp:

Pemimpin yang Berempati

Menjadi Project Manager bukanlah pekerjaan yang mudah.  Selain harus menyusun dan membagi berbagai tugas, Project Manager juga harus mampu memimpin anggota kelompoknya dengan baik. Salah satu tanggung jawab Project Manager adalah memastikan semua anggota kelompoknya terlibat dalam pengerjaan tugas. Tidak jarang Coder Cilik sebagai Project Manager harus melatih kesabaran dan empatinya dalam memimpin anggota-anggotanya. Para coach pun melatih para Project Manager untuk memperhatikan anggotanya. Siapa yang belum mengeluarkan pendapat?  Siapa yang terlalu memaksakan kehendaknya?  Siapa yang belum menjalankan tugasnya?  Siapa yang mengambil alih tugas orang lain?  Bagaimana menyikapi mereka? 

Beberapa Coder Cilik di Clevio Coder Camp menunjukkan prestasinya dalam hal kepemimpinan saat harus bekerja sama dengan teman yang berkebutuhan khusus, teman yang lebih muda beberapa tahun usianya, atau teman yang masih belajar menyesuaikan diri dengan lingkungannya.  Menjadi pemimpin tidak harus lebih tua loh,seperti dibuktikan Coder Tristan yang paling muda dalam kelompoknya, ternyata bisa mengatur teman-temannya yang lebih tua dengan sangat baik, hingga project game mereka selesai.  

Belajar Mengendalikan Diri, Disiplin, dan Bertanggung Jawab

Untuk beberapa Coder Cilik, mengendalikan tingkah laku dan kata-kata merupakan tantangan tersendiri. Kadang Coach perlu lebih bersabar dan mencari cara yang efektif untuk mengingatkan bagaimana tingkah laku atau kata-kata yang kurang baik dapat mempengaruhi teman sekelompok atau bahkan sekelasnya.  Setelah menyadari akibat tingkah laku yang kurang baik pada sekelilingnya, Coder Cilik tidak hanya mampu menahan diri dalam bertingkah laku dan berbicara, tapi juga lebih fokus pada tugasnya dalam kelompok. 

Coach juga kerap membantu dengan mengajak teman-teman untuk sama-sama memberi kesempatan pada coder cilik untuk menunjukkan tingkah laku yang lebih baik.  Hasilnya, teman-teman yang tadinya tidak mau sekelompok dengan coder tersebut, malah mengajak bergabung dan yang diajak pun benar-benar menunjukkan tingkah laku yang lebih positif.

 

Di sini pentingnya Coach untuk memanfaatkan positive peer-pressureyaitu bagaimana teman-teman dapat memberi "tekanan" pada seorang Coder Cilik untuk menunjukkan kemampuannya sebagai Coder Cilik yang bertanggung jawab.  Hal ini yang terjadi pada Coder Filbert, di mana dia pujian dari teman-teman akan desainnya membuat dia menjadi Project Designer yang serius dan penuh tanggung jawab. 

Membuat Pelajaran yang Tidak Disukai Menjadi Tantangan Seru

Banyak mata pelajaran yang kalo di sekolah bikin ngantuk, di Coder Camp jadi game menarik, dan para Coder Cilik pun berlomba-lomba melakukan research dengan menggunakan Google atau buku. Coder Abiel (kelas 4 SD) datang ke kelas dengan membawa setumpuk buku demi game museum sejarah yang dibuatnya bersama Coder Ananta. Dengan antusias mereka membaca, mengumpulkan berbagai fakta sejarah, dan membuat kuis-kuis seru dalam game museumnya.

Memecahkan Masalah: dalam Programming dan dalam Teamwork

Makin kompleks game yang didesain, semakin kompleks script yang harus disusun. Tidak jarang Coder-Coder Cilik ketemu masalah yang bikin mumet. Di sinilah karakter Coder Cilik diuji. Karakter tersebut adalah GRIT, atau sikap gigih dan pantang menyerah. Didorong rasa penasaran dan keinginan kuat untuk melihat projectnya berhasil, Coder-Coder Cilik bahu membahu memecahkan masalah bersama. Kadang kala sang Project Programmer sudah ingin menyerah, tapi dengan adanya dukungan dari teman-teman berupa dorongan, bantuan ide-ide baru dalam diskusi, akhirnya semua masalah dapat dipecahkan. Bagaimana dengan masalah dalam teamwork?

Masing-masing Coder Cilik adalah individu yang unik, ada yang mudah menyesuaikan diri dengan siapa saja, ada yang perlu waktu lebih lama. Dalam perbedaan pendapat, ada yang dengan mudah mau menerima pendapat orang lain, ada yang ingin bersikukuh mempertahankan pendapatnya. Perdebatan sengit pun kerap tidak terhindari. Bagaimana mengatasinya?

Di sini para Coder Cilik belajar tidak hanya mendengarkan pendapat orang lain, tapi juga berempati, berbesar hati, belajar mengesampingkan ego dan mencari kesepakatan bersama demi kepentingan project bersama. Di sini Coder-Coder Cilik belajar bersikap dewasa.

Catatan Kecil

 

 

Masih banyak lagi catatan-catatan para Coach yang kerap membuat bangga, terharu, dan menginspirasi. Clevio Coder Camp bukan hanya tempat belajar programming, tapi tempat anak tumbuh menjadi dewasa, mengembangkan berbagai life-skills yang penting untuk masa depannya.

"Intelligence plus character - that is the true goal of education." -- Martin Luther King Jr.